Tim B-cak tidak akan tampil untuk menunjukkan kebolehannya. Pasalnya beberapa bagian komponennya rusak. Padahal pada hari sebelumnya, pengunjung dapat kesempatan untuk menjalankan robot yang telah memenangkan kontes robot sedunia ini.
Menurut, Hasan Firdaus, salah satu personil B-cak, kerusakan ini disebabkan oleh oknum tertentu. Untuk itulah dia berharap agar pihak panitia ITS untuk dapat lebih menjaga keamanan peralatan dari peserta. "Kalau nanti komponen yang rusak sudah selesai maka kami akan presentasikan B-cak ini,"Ujarnya saat ditemui di stand pameran ITS.
Meski begitu, banyak pengunjung memadati stand pameran ITS yang terletak didekat pintu masuk.Karena ketika pengunjung memasuki area pameran maka akan diperlihatkan proyek wahana apung dari jurusan teknik Kelautan, Otomasi palang pintu kereta api dari jurusan teknik Fisika, dan Robot B-cak.
Menariknya,ketika ditanyangkan pemutaran film dokumen ketika Tim B-cak dinobatkan menjadi juara kontes robot sedunia di Jepang. Para pengunjung merasa terbawa emosinya, seakan-akan mereka menyaksikan secara langsung kontes tersebut. Tak heran, jika saat Tim dari Jepang dinyatakan kalah maka secara spontan pengunjung berteriak secara bersama.
Sedangkan Hasan menyaksikan hal tersebut hanya tersenyum saja. Menurutnya, itulah pengalaman yang tidak bakal dilupakannya. Hanya dengan bermodalkan doa dan semangat saja B-cak menjadi yang terbaik."Padahal Tim dari jepang cukup hebat,"ujar mahasiswa yang menjadi driver robot B-cak
Tetapi kemenangan itu membuat dia dan tim B-cak lainnya mengaharapkan agar nantinya bisa melanjutkan kuliah di S-2. Saat ini, 3 dari tim B-cak– Hasan Firdaus, Ekon henfri, dan Andri Heru, sedang melanjutkan studi D-4 di Poltek Elka."Kalau kami boleh berharap, keinginan kami agar ITS dapat memberikan bea-siswa kepada kami untuk kuliah S-2,"Ungkapnya.(rom)
Kampus ITS, ITS News — Sejak ditemukan pada 1862, plastik telah digunakan secara masif di dunia dan telah melahirkan
Kampus ITS, ITS News — Proses pembuatan batik sebagai warisan tanah air seringkali melibatkan penggunaan zat pewarna sintetis yang
Kampus ITS, ITS News — Terdapat lebih dari 13.000 sumur minyak terbengkalai di Indonesia yang memiliki potensi sebagai sumber energi
Kampus ITS, ITS News — Dalam upaya memperkenalkan pentingnya sertifikasi halal, tim Kuliah Kerja Nyata pengabdian Masyarakat (KKN Abmas)