Meskipun sempat kecewa melihat mobilnya terbakar, Tim Sapu Angin ITS tak ingin terus meratapi nasibnya. Selesai membersihkan puing-puing, tim tersebut berupaya mendesain ulang mobilnya dari sisa bahan yang masih bisa digunakan. "Ada sebagian badan mobil serta beberapa mesin," jelas Ir Witantyo M Eng Sc, dosen pembimbing.
Pria yang akrab disapa Wit ini menjelaskan badan mobil yang kini digunakan dicetak sendiri oleh mahasiswa. Tak sembarangan, desainnya disesuaikan dengan perhitungan agar mampu mengatasi hambatan udara. "Hanya ada dua sampai tiga hari untuk membuat kembali mobil dengan material dan peralatan yang terbatas. Benar-benar kerajinan tangan," ungkap Wit.
Walau bentuknya jelek, tambahnya, dirinya dan tim tetap berharap performa dan daya tahannya bisa seperti hasil latihan terakhir. Tercatat, kecepatannya mencapai 250 kilometer per liter dan bisa ditingkatkan hingga 300 kilometer per liter. "Dengan konsumsi bahan bakar yang disediakan 90 persen dari apa yang pernah dicapai pada saat di Filipina," bebernya.
Dirinya mengaku tantangan terberat yang tengah dihadapi adalah berpacu dengan waktu untuk bisa masuk sekaligus lolos dari technical inspection. Hal ini pula yang menentukan apakah mobil bisa melaju di arena lomba atau tidak. "Kami mohon doa restunya," ucap dosen Jurusan Teknik Mesin ini.
Tak hanya diberi kesempatan oleh panitia, Tim Sapu Angin juga dibantu oleh alumnus Jurusan Teknik Mesin ITS yang tinggal di London yakni M Donny. "Kami mendapat wiper dan aki baru," ujar Witantyo.
Saat ini Witantyo terus berusaha memupuk semangat para mahasiswa untuk terus mewujudkan mimpinya. Para mahasiswa juga tetap menjalankan ibadah puasa meski harus bekerja ekstra keras dengan waktu berpuasa lebih dari 19 jam.
"Mudah-mudahan semangat ini masih terus terjaga. Kami bukan hanya ingin mempersembahkan kemenangan buat almamater ITS tapi juga buat bangsa Indonesia," pungkasnya. (arn/hil)
Kampus ITS, Opini — Peristiwa Isra Mikraj yang dialami oleh Rasulullah SAW mengandung pelajaran mendalam bagi umat manusia. Bagi
Kampus ITS, ITS News — Salah satu misi Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 yakni pendidikan berkualitas terus diselenggarakan
Kampus ITS, ITS News — Tim Kuliah Kerja Nyata dan Pengabdian Masyarakat (KKN Abmas) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Kampus ITS, ITS News — Dorong pertumbuhan ekonomi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) perempuan di Indonesia, Institut Teknologi