ITS News

Selasa, 14 Januari 2025
02 Mei 2012, 14:05

Menguak Potensi-Potensi Jawa Timur

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Sebenarnya, Jawa Timur merupakan provinsi yang berpotensi baik. Antara tahun 2010-2015, angka perbandingan antara populasi berusia produktif dan non-produktifnya (dependency ratio) paling rendah di Indonesia. Yakni hanya 40 persen. Ibukotanya, Surabaya, pun memiliki kiprah yang baik. Bersama dengan Kediri dan Sidoarjo, kota ini berkontribusi terhadap lebih dari 70 persen ekonomi provinsi.

Namun, sayangnya, hal tersebut juga mencerminkan ketimpangan produktivitas di area lain. Akibatnya, secara keseluruhan, competitive index Jatim masih lebih rendah daripada wilayah lain. Tingkat ketersediaan logistiknya pun lebih rendah, karena harga pangan yang lebih mahal.

Pertemuan tersebut pun diadakan untuk menguak potensi-potensi tersembunyi di berbagai wilayah Jatim. ”Seperti di bidang energi, pariwisata, pangan, serta kesehatan dan lingkungan,” terang Gamantyo Hendrantoro, Sekretaris Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS.

Meski begitu, konsorsium saat itu baru sebatas penentuan program-program yang akan dilaksanakan. Gamantyo yang juga merupakan sekretaris konsorsium mengatakan, pengembangan keempat bidang tersebut akan dipecah dalam sub-sub forum tersendiri.

Deputi Jaringan IPTEK Kemenristek RI, Prof Dr Amin Soebandrio PhD SpMK sangat mendukung upaya peneliti dalam pengembangan daerahnya. ”Ini untuk mengubah paradigma kita, agar kelak antar lembaga satu dan yang lain dapat bekerja sama guna memunculkan karya yang berdampak lebih besar,” tuturnya. Selain Amin, turut hadir pula Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Jatim, Ir Priyo Darmawan MSc.(man/lis)

Berita Terkait