Direktorat Jenderal Tata Ruang
di Kantor Dinas OPD Pengampu Urusan Tata Ruang Kabupaten/Kota dan Direktorat Jenderal Tata Ruang
20 SKS
Dalam lingkup Direktorat Jenderal Tata Ruang (DJTR), RPJMN 2020-2024 dijabarkan ke dalam Rencana Strategis (Renstra) DJTR tahun 2020-2024. Renstra DJTR tahun 2020-2024 mengacu pada Tujuan Strategis Kementerian ATR/BPN ketiga yaitu Penataan Ruang berbasis Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan yang mendorong pertumbuhan ekonomi. Target program prioritas penyediaan RDTR ditetapkan sebanyak 2.000 RDTR Kabupaten/Kota selama tahun 2020-2024, dengan didukung juga oleh target seperti RTR Nasional, RTRW Provinsi/Kabupaten/Kota, NSPK dan Sinkronisasi Program Pembangunan. Salah satu isu strategis yang menghambat produktivitas, kualitas, dan efektifitas produk rencana tata ruang adalah rendahnya kualitas dan kuantitas SDM di bidang tata ruang. Menghadapi tantangan pembangunan Indonesia dalam kurun lima tahun mendatang dan upaya mendukung pencapaian visi Indonesia 2045, DJTR memandang perlu melakukan percepatan penyediaan produk RDTR sebagai upaya meningkatkan daya saing wilayah. DJTR, oleh karena itu, merancang program percepatan penyusunan RDTR berbasis magang kepada mahasiswa melalui kolaborasi dengan PPSDM Kementerian ATR/BPN, Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI), Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Ilmu Geografi dan Pendidikan Geografi (FORPIMGEO), dan kalangan akademia. Aktivitas INSPIRING merupakan sebuah aktivitas di dalam magang bersertifikat yang didesain untuk menyelesaikan backlog produk RDTR. Penyusunan RDTR dilakukan dengan mengacu kepada yang ketentuan yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2021. Saat melakukan kegiatan magang, peserta magang akan didampingi oleh mentor yang selanjutnya akan menjadi ketua atau anggota tim penyusunan RDTR. Peserta magang akan menjadi bagian dalam tim penyusunan RDTR. Program magang direncanakan selesai dalam waktu 6 (enam) bulan, aktivitas ini akan dijalankan sejak Februari hingga Juli 2022.
1. Mahasiswa perguruan tinggi aktif yang menempuh semester 5, 6, atau 7;
2. Berasal dari program studi Perencanaan Wilayah dan Kota dan Geografi/Geodesi;
3. Mampu berkomunikasi dengan baik dan bekerja dalam kelompok;
4. Memiliki inisiatif yang tinggi; dan
5. Bersedia ditempatkan di Direktorat Jenderal Tata Ruang, lokasi-lokasi yang telah ditetapkan, dan remote areas.
Digital Transformation in The Government and Public Sector Social Economic Accelerator Lab (SEAL) di Kab. Malang 20 SKS Rincian
Rincian Kegiatan Town Management Mengajak seluruh mahasiswa Indonesia untuk bergabung dalam program magang di divisi Town Management di PT.
Strategic Taskforce Pengembangan Role Model Technopark Nasional Solo Technopark (STP) memainkan peran sebagai role model nasional pengembangan talenta, inovasi